Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Teks Ceramah

  Pengertian Teks Ceramah Teks ceramah adalah teks yang berisi pemberitahuan, penyampaian suatu informasi baik pengetahuan maupun informasi umum lainnya untuk disampaikan di depan orang banyak oleh pakar atau orang yang menguasai bidangnya baik secara langsung maupun melalui media elektronik & digital. Perbedaan Ceramah, Pidato & Khotbah Pidato merupakan pembicaraan di depan umum yang lebih cenderung bersifat persuasif, yakni ingin mengajak pendengar mengubah persepsi, sikap atau tindakannya. Pidato juga dapat lebih sering digunakan untuk menumbuhkan motivasi dan mendapatkan dukungan dari pendengarnya. Sementara itu, Khotbah adalah pembicaraan di depan umum yang berisi penyampaian pengetahuan mengenai keagamaan dan praktik beribadah, hingga ajakan-ajakan untuk memperkuat keimanan pendengarnya. Ceramah bersifat lebih umum, ceramah menyampaikan suatu pengetahuan, informasi, atau isu tertentu yang umum (mencakup semua bidang) dan disampaikan oleh pakar atau orang-orang ahli da...

Berdamai Dengan Kesalahan

MASA LALU Tak ada manusia yang sempurna. Manusia tempatnya salah dan khilaf. Pamer itu amat dekat dengan kita. Orang tua dan para guru kita sering memberi petuah, "Kesalahan adalah guru terbaik, kita belajar dari kesalahan, " Namun pada praktiknya kita kerap mendapatkan hukuman jika melakukan kesalahan. Walhasil kita menjadi takut untuk melakukan sesuatu. Kesalahan masa lalu terkadang sangat menghantui. Seakan selalu salah dan salah.Bagi seorang sulastri seorang karyawan pabrik yang kesehariannya bekerja. Lastri kusebut namanya. " Untuk apa kau disini, pergilah itu yang kau inginkan. Kau anak yang tak pernah diuntung, membuat sial." Perkataan ibunya sungguh menyakiti hati Lastri . Selama ini ia selalu berusaha menjadi anak yang selalu menuruti keinganan ibunya. Namun tak pernah cukup un tuk menjadi anak yang selalu di banggakan. Hari itu perkenalannya dengan Idris memutuskan dia untuk mengakhiri masa lajangnya. Ia menikah " lastri, apakah kau bersedia menikah d...

Guratan Rindu

Sembilu Karya : Mimin Nafiati  Pernahkah Saat kau membayang Jangan kau anggap diri ini hina Saat terpaut rindu dalam diri Seakan dalam kalbu Yaa.... Semua berjalan mundur Seakan waktu akan berpijak Mengeluh dalam rindu Berharap rindu kan menyatu Motivasi diri ini kan berlalu Tanpa mu... Tanpamu.... Tanpamu yang membelenggu Guratan senyum itu menyapaku Lirih berjuta kuntum bunga menghamiri Berdiri memeluk rinduku Pernahkah ! dalam Keramain terasa sunyi Dalam keberadaan terasa rindu dekat namun tiada dan maya selalu memnghampiri Tanpamu... Tanpamu... Kutimbun goresan luka yang membeku Puluhan mimpi yang berhamburan semua dalam ketidakpastian Pernahkah Segores luka itu menyapamu? Pernahkah Semerkah senyum menyambutmu? Pernahkah Tanpamu hanyalah sebatas rindu tanpa asa kan berlabu