Postingan

Koneksi Antar Materi Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai Kebajikan

  KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN   Mimin Nafiati, S.Pd. CGP ANGKATAN 11 KABUPATEN TEMANGGUNG   Assalamualaikum Salam Guru penggerak, pada kesempatan kali ini saya akan menyajikan tugas Koneksi Antar Materi modul 3.1 tentang Pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai kebajikan sebagai pemimpin dari program Pendidikan Guru Penggerak Salah satu alur dalam Pedididkan Guru Penggerak adalah Koneksi Antar Materi, bagi Calon Guru Penggerak didalam Koneksi Antar Materi dapat menuangkan tulisan yang merupakan sebuah rangkaian keterkaitan antara materi dari modul yang sedang dipelajari dengan modul yang sebelumnya. Tujuan dari Koneksi Antar Materi Modul 3.1 ini adalah : 1.      CGP membuat kesimpulan (sintesis) dari keseluruhan materi yang didapat, dengan beraneka cara dan media. 2.      CGP dapat mel...

Sepi

Sepi   Resah, Diam tanpa arah bergejolak di dada seakan sirna tanpa daya, Gelisah, Bukankah semua bukan milik kita Sebatas fakta murgana, Jejak-jejak kaki tanpa batasan  jejak -jejak langkah dengan goresan, bergulir bergerilya, Secerca sinar menyapa lembut dengan senyuman. Secerca tawa meneriakkan suara-suara sepi  tanpa suara, tanpa nada, Sepi sepi dan sepi.....
Senja di Ujung Malam Karya : Mimin Nafiati Suasana haru berkabung lalu Empati mulai terpaku Nan pilu hening tak tersapu Jemari  terkoyak asa Akankah senja kan pelahan sirna Di batas persimpangan malam Indah merona bak merekah Untuk kesekian kali nya kau bertuah Janjimu tak jua kau tepati Untuk ku di malam nan sepi Namun ku tetap menanti di ujung senja malam ini Gelora rindu terbuai dalam kenanganmu Menanti hadirmu dibatas senja malam itu Aku maratapi di luar batasanku Lambaian rindu menggebu Antara angan dan ingin Membayang untukmu di batas persimpangan malam

Persimpangan

Batas Persimpangan                                                       Karya: Mimin Nafiati  Sendi -sendi berjajar dalam pilu bergelut rona merah kepalsuanmu dibatas persimpangan jalan itu Memilu kalbu dalam deru Di batas persimpangan itu memukau wajah sayut  penuh darah manatap penuh tanya kala itu Jalan terjal kau tapaki hujan deras kau lalui Peluh lusuh tak kau miliki Tegak berdiri demi kami Di batas jalan itu Pesimpangan kota kenanganku Kau genggam dalam kalbu Setiap tawa kita berlalu Denganmu di batas persimpangan 

Sepertimu

                                               Tirta                                                                 Penyejuk jiwa kala fajar Saat kau menampakkan embun pada bunga mekar  Gelora semangatmu Patahkan asa yang mulai meredup  waktu itu Bagai  Ombak yang menggulung pilu Gemerciknya lantunkan musik jiwa nan sepi Dikala senja mulai menunduk dalam pelukan  bukit itu Tenang menghanyutkan  Menyimpan segala misteri kehidupan Beriak memercik lewat guratan kesejukan  Pertanda kau tak dalam pengetahuan Jernih sedalam sumur  Tumbuhkan pancaran   harapan kebahagiaan Akan cita yang tergoyah   Tanpamu semua beku Betapa ...